Tangani Pemukiman Kumuh, Kotaku Gagas Pembentukan Forum PKP

Kotaku Gagas Pembentukan Forum PKP
SULSELNEWS | BULUKUMBA - Untuk melibatkan peran serta masyarakat, pihak swasta dan BUMN dalam penanganan lingkungan kumuh di Kabupaten Bulukumba, program nasional Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) menggagas terbentuknya Forum Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Forum PKP ini beranggotakan unsur pemerintah, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), pengembang, perbankan, BUMN/BUMD, dan unsur perguruan tinggi.
Diharapkan berbagai unsur tersebut memberikan kontribusi untuk menata lingkungan kumuh menjadi bersih, rapi dan indah, termasuk membantu menangani persoalan ekonomi warganya.
Secara keseluruhan luas kumuh di Kabupaten Bulukumba seluas 131,62 hektar. Khusus di kota Bulukumba atau Kecamatan Ujungbulu luas kumuh mencapai 50 hektar.
Menurut Ketua Forum PKP, Hj Irawati, sejak program Kotaku dilaksanakan tahun 2017, penanganan kumuh baru mencapai 7,40 hektar atau masih ada 42,60 hektar belum tertangani dengan baik.
"Anggaran pemerintah terbatas, sehingga dibutuhkan peran pihak swasta untuk membantu menangani wilayah kumuh sehingga target kita nol kumuh di kota Bulukumba dapat diwujudkan dengan kolaborasi," kata Irawati yang saat ini menjabat Kabid Permukiman Dinas PPKP saat pertemuan anggota Forum PKP, Kamis 25 Agustus 2022.
Lebih lanjut dikatakan, tahun 2022 ini Program Kotaku kembali akan menyasar wilayah kumuh di Kelurahan Tanah Kongkong, tepatnya di lingkungan Teko dekat bantaran sungai Bialo.
Read more info "Tangani Pemukiman Kumuh, Kotaku Gagas Pembentukan Forum PKP " on the next page :
Editor :Firman Syam